Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Ketika Politikus Mengangkangi Manusia

Ketika Politikus Mengangkangi Manusia Dalam opini ini, saya akan memandang tentang krisis kemanusiaan. Terkhusus dalam penerapan pola pikir dan ambisi kekuasaan dalam Negara. Lebih terkhusus lagi dalam lingkungan kampus. Kampus yang dikenal sebagai tempat bagi mahasiswa yang dewasanya untuk membawa perubahan dalam bernegara kearah yang lebih baik kini menjadi lahan untuk memenangkan politik. Manusia yang dianggap seperti rakyat yang selalu menuntut keadilan, kapankah keadilan itu ada ?. sekarang kita hidup dalam berbagai konflik sosial politik yang semakin memburuk. Kejadian seperti ini yang menjadi sumber perpecahan. Pada akhirnya, menciptakan manusia yang membenarkan bagaimana cara bertahan dan cara berpikir dalam melihat situasi. Situasi seperti ini membuat manusia yang menghalalkan segala cara dan saling menyakiti. Semua itu bermula dari sengketa pemikiran, ideologi, serta didrorong dalam tabiat manusia yang haus akan kekuasaan. Keinginan manusia yang mengabil sebagai pol...
"POLITIKUS SEPERTI KOKI" Tahun politik sekarang sudah tidak sehat.  Politikus sudah gemar menjadi koki yang siap menggoreng dengan berbagai bumbu, sekalipun bumbu micin yang digunakan, ia tidak peduli walau tahu micin dapat mempengaruhi kesehatan tubuh bagi para penikmat masakan sang koki. Gambar ilustrasi Sama halnya dengan situasi sekarang ini, dimana saat tahun politik menjadi ajang perlombaan masakan siapa yang paling nikmat. Chef dan koki menjadi peran utama dalam pemenangan, berbagai cara yang dianggap mampu memenangkan perlombaan, mereka dituntut untuk memberikan masakan ternikmat, sekalipun mereka memberikan isu agama, isu pembohongan publik sehingga menjadi pemecah belah bangsa.. Dalam alam politik sebenarnya tidak ada yang namanya persaudaraan, kekeluargaan, dan kemanusiaan yang utuh, yang ada dalam politik ialah bagaimana cara merebut kekuasaan dan kemenangan. Politik hanya sebagai permainan dinamis, sudah tidak sewajarnya bila kita mengikuti alur poli...