Skip to main content

Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) mengadakan sebuah kegiatan kuliah umum dalam seminar yang berkaitan dengan kewirausahaan bertemakan “Be A Young Creative Enterprenuer".


Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UNRI) mengadakan sebuah kegiatan kuliah umum dalam seminar yang berkaitan dengan kewirausahaan  bertemakan “Be A Young Creative Enterprenuer".

Seminar yang dibuka oleh Maryati Ibrahim,S.Sos, M.Si selaku Kajur Adminitrasi, dalam sambutannya sangat membanggakan mahasiswa yang ikut dalam kegiatan acara tersebut dikarenakan antusias mahasiswa yang begitu aktif dalam memggalih ilmu dari para ahli dibidangnya, seminar seperti ini tidak hanya sebagai tempat untuk membahas bagaimana jadi pedagang tapi yang paling penting
bagaimana mahasiswa  sebagai  pelopor  pembangunan  bangsa, harus mampu menumbuhkan dan menciptakan  lapangan kerja melalui pengembangan jiwa kewirausahaan.
"Bagaimana menumbuh kembangkan suatu usaha dari modal yang cukup minim kemudian direalisasikan" kata Maryati Ibrahim,S.Sos, M.Si, Kamis (28/9) di Gedung Sultan Balia, FISIP,UR.

Latar belakang dari seminar ini adalah mengingat dengan berkembangnya jaman dan pesatnya persaingan dunia bisnis. Dimulai dari tipisnya lapangan kerja membuat mahasiswa semakin berpikir keras akan pentingnya  menjadi pengusaha sehingga berkesinambungan untuk masa kedepannya. Tantangan terberat pada saat ini ialah bagaimana memulainya dengan modal yang cukup minim sehingga timbul pertanyaan untuk memulainya. “Bekal yang kita dimiliki dari perkuliahan terkhusus pada mahasiswa jurusan administrasi bisnis sangat menuntut keras untuk direalisasikan diantara jutaan masyarakat yang berdampak baik mengurangi jumlah pengangguran dan peningkatan perekonomian di negara Indonesia. Mahasiswa selaku agen of change berpikir positif dalam pergerakan untuk mengubah nasib rakyat kearah yang lebih baik” ujar michael sitorus selaku ketua pelaksana.

Kegiatan ini sangatlah penting mengingat teori – teori yang kita peroleh dari perkuliahan agar kita realisasikan sehingga kita memiliki potensi untuk itu. Sangat dibanggakan dalam adanya acara seperti seminar ini. ujar Didi selaku Direktur HIMABISNIS.

Seminar kewirausahaan ini menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidangnya, ialah DR. H. Seno Andri, M.Si. Beliau merupakan Dosen Administrasi Bisnis FISIP-UNRI & Magrif Ade Putra Hasibuan, S.Ab yang merupakan Owner Tong Susu salah satu pengusaha yang sukses dibidang kuliner sekaligus alumni dari Administrasi Bisnis FISIP-UNRI.

DR. Seno Andri, M.Si mengatakan dalam memulai suatu usaha seseorang dituntut untuk mampu mengubah sesuatu hal yang kecil hingga menjadi sesuatu hal yang sangat besar sehingga dapat bermanfaat bagi orang banyak. Dalam pembelajaran mata kuliah yang telah diberikan berbagai dosen mahasiswa harus mampu menerapkan dan merealisasikannya.

Magrif ade putra mengatakan, untuk memulai suatu usaha harus dimulai dari tekat dan niat yang kuat. Modal yang minim bukan menjadi alasan untuk tidak memulainya melalui semangat yang kuat akan mengubahnya menjadi suatu yang baik.
Kuliah umum yang dirangkai dengan seminar ini dihadiri sebanyak 300 mahasiwa. Melalui penyampain materi memaparkan poin penting dalam memulai suatu bisnis dengan pemanfaatan suatu motivasi diri sehingga menjadikan kemauan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan perekionomian Indonesia. Beliau menyampaikan dalam pengembangan diri perlu menjadikan motivasi diri dan tekat yang tidak jauh memandang. Dengan pemikiran yang gagah berani dan pemanfaatan kualitas modal diri cukup membuat yang terbaik dalam hal kewirausahaan.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan bisa menghasilkan pemikiran yang menjadi lebih baik serta menjadi motivasi para mahasiswa sebagai pencipta lapangan kerja yang bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran dan menyokong perekonomian Indonesia, baik didalam pelaksanaan ditengah masyrakat banyak. Dimulai dari pemaparan tiap pemaparn dari pemateri yang lebih berpengalaman dalam hal ini yang mudah dimengerti pada peserta untuk menumbuhkan semangat juang generasi muda menjunjung perekonomian dalam bentuk kewirausahaan 

Comments

Popular posts from this blog

Stop Pembodohan

SAYA SUDAH BODOH ! Mengapa demikian ? Melihat kejadian sekarang ini sebagian masyarakat banyak memilih pemimpin fleksibel akan peraturan yang dicanangkan oleh pemerintah itu sendiri, terlebih dalam hal memillih pemimpin negeri ini.  Gambar Ilustrasi kebanyakan masyrakat lebih memilih pemimpin yang lebih menguntungkan dirinya sendiri atau lebih mengedepankan pekerjaan dengan mempermudah segala urusan melalui pemimpin yang fleksibel atau dengan kata lain sebagai faktor jasa imbalan, ketika sipemilih telah memilih sang politikus maka sipemilih akan mendapatkan suatu kebodohan. Apa itu kebodohannya ? Kebodohannya ialah sipemilih akan mendapatkan janji-janji busuk yang tidak masuk akal, tidak mementingkan bagaimana negeri ini dimasa depan yang akan datang. kambali kita berpikir mengenai GENERASI yang dipimpin oleh pemimpin yang bertolak belakang dengan kemajuan negeri ini. melihat sifat politikus pada saat ini yang secara tidak langsung memelihara masyarakat bodoh unt...

Melawan kebusukan dengan kecerdasan dalam memilih

Melawan kebusukan dengan kecerdasan dalam memilih Pemilih di negeri ini akan mendapat lima lembar kartu suara. Ada pemilihan presiden dan wakilnya, pemilihan anggota DPD, pemilihan DPR RI, pemilihan DPR Provinsi, dan pemilihan DPRD kabupaten/kota. Membayangkan jumlah surat suara saja kita sudah akan ribet. Padahal, dalam urusan menentukan hak pilih tak perlu ribet. Masuk TPS dan coblos. Namun, faktanya tak segampang itu. Banyak rakyat di negeri ini sudah dicekoki berbagai analogi. Persaingan tagar Ganti Presiden yang sedemikan panas belakangan ini tentu akan tambah mendidih menjelang Pilpres. Di daerah, persaingan antarcalon legislatif juga akan panas. Transaksi juga tetap berpotensi terjadi. Ini tentu bukan hal yang gampang dikelola jika rakyat di negeri ini tak diedukasi untuk mengelola pesta politik secara bijak. Rakyat harus dibina agar cerdas dalam berpolitik, agar politisi yang dipercaya nanti benar-benar paham dengan NKRI. Politisi dan media massa jangan terus mela...

Mengenal gaya kepemimpinan

Ketika orang-orang menginginkan demokratis. Demokratis itu perlu, ditambah lagi dengan masalah-maaalah yang timbul belakangan ini. Sebahagian besar sudut pandang masyarakat terfokus pada pemimpinnya itu sendiri, bagaimana seorang pemimpin meenjadi nahkoda yang siap untuk mempengaruhi banyak orang juga mengembangkan potensi, bakat dari orang2 yang didalamnya. Menilik sedikit tentang demokratis sangat berkaitan erat dengan kegiatan partisipan dan bebasnya mengemukakan pendapat atau ide2. Hal ini yang mengacu pada revolusi mental orang2 yang berada didalamnya tanpa sebuah tekanan, Berani mengemukakan pendapat adalah hal yang wajar demi kemajuan wadah tsbt. Persoalan kepemimpinan memberikan kesan yan menarik. Oleh karena itu permasalahan kepemimpinan merupakan topik yang menarik dan dapat dimulai dari sudut mana saja bahkan dari waktu kewaktu menjadi perhatian menusia. Ada yang berpendapat bahwa masalah kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kele...