Skip to main content

Mengenal gaya kepemimpinan

  • Ketika orang-orang menginginkan demokratis.

    Demokratis itu perlu, ditambah lagi dengan masalah-maaalah yang timbul belakangan ini. Sebahagian besar sudut pandang masyarakat terfokus pada pemimpinnya itu sendiri, bagaimana seorang pemimpin meenjadi nahkoda yang siap untuk mempengaruhi banyak orang juga mengembangkan potensi, bakat dari orang2 yang didalamnya.
    Menilik sedikit tentang demokratis sangat berkaitan erat dengan kegiatan partisipan dan bebasnya mengemukakan pendapat atau ide2.
    Hal ini yang mengacu pada revolusi mental orang2 yang berada didalamnya tanpa sebuah tekanan,
    Berani mengemukakan pendapat adalah hal yang wajar demi kemajuan wadah tsbt.
  • Hasil gambar untuk gambar pemimpin demokratis
  • Persoalan kepemimpinan memberikan kesan yan menarik. Oleh karena itu permasalahan kepemimpinan merupakan topik yang menarik dan dapat dimulai dari sudut mana saja bahkan dari waktu kewaktu menjadi perhatian menusia. Ada yang berpendapat bahwa masalah kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kelebihan, tetapi pada manusia disatu pihak manusia terbatas kemampuannya untuk memimpin. Disinilah timbulnya kebutuhan akan pemimpin dan kepemimpinan.
    Kepemimpinan seorang pemimpin akan mampu membedakan karakteristik suatu organisasi dengan organisasi lain. Kepemimpinan yang demokratis merupakan permasalahan pokok yang paling sulit dijumpai, oleh karena itu setiap pemimpin harus memahami teori kepemimpinan dengan mengetahui bakat atau potensi yang dimiliki oleh beberapa bawahannya ataupun yang dimiliki oleh dirinya sendiri.
    Pemimpin ynag baik adalah pemimpin yang mampu membangkitkan semangat manusia dan menanamkan rasa percaya diri serta tanggung jawab guna mencapai produktifitas. Hal ini dikarenakan adanya tuntutan organisasi bahwa pemimpin harus dapat memprioritaskan kepemimpinannya yang berhubungan dengan antar yang bertujuan untuk meningkatkan kematangan manusia, karena itu pemimpin dituntut untuk oleh organisasi untuk bisa fleksibel dalam kepemimpinan.
    Semangat akan muncul diantaranya dari kepemimpinan yang diterapkan pemimpin dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang maksimal, sehingga pemimpin mampu menggerakkan orang lain dalam sebuah pergerakan.

Comments

Popular posts from this blog

"POLITIKUS SEPERTI KOKI" Tahun politik sekarang sudah tidak sehat.  Politikus sudah gemar menjadi koki yang siap menggoreng dengan berbagai bumbu, sekalipun bumbu micin yang digunakan, ia tidak peduli walau tahu micin dapat mempengaruhi kesehatan tubuh bagi para penikmat masakan sang koki. Gambar ilustrasi Sama halnya dengan situasi sekarang ini, dimana saat tahun politik menjadi ajang perlombaan masakan siapa yang paling nikmat. Chef dan koki menjadi peran utama dalam pemenangan, berbagai cara yang dianggap mampu memenangkan perlombaan, mereka dituntut untuk memberikan masakan ternikmat, sekalipun mereka memberikan isu agama, isu pembohongan publik sehingga menjadi pemecah belah bangsa.. Dalam alam politik sebenarnya tidak ada yang namanya persaudaraan, kekeluargaan, dan kemanusiaan yang utuh, yang ada dalam politik ialah bagaimana cara merebut kekuasaan dan kemenangan. Politik hanya sebagai permainan dinamis, sudah tidak sewajarnya bila kita mengikuti alur poli...

MENOLAK LUPA PERAN MAHASISWA DAN PENTINGNYA BERPIKIR RASIONAL PERSPEKTIF LUAS

MENOLAK LUPA PERAN MAHASISWA DAN PENTINGNYA BERPIKIR RASIONAL PERSPEKTIF LUAS Mahasiswa dapat dikatakan sebagai penerus bangsa. mereka dalam dewasa ini dipercaya untuk menjadikan bangsa lebih maju kedepan. Namun, kepercayaan itu tidaklah berarti apa-apa jika mahasiswa tidak dapat mengendalikannya dalam pemikiran perspektif luas, baik secara intelektual, kecerdasan emosional, dan lain-lain. Bicara soal intelektual mahasiswa menjadikannya sebagai pedoman untuk melakukan suatu hal yang sesuai dengan menggunakan pengetahuannya yang senantiasa turut berpikir dan mengembangkannya serta menyumbangkan gagasan itu sndiri demi kemajuan masyarakat banyak, mahasiswa juga dituntut untuk ketajaman berpikir agar dapat mengkaji segala perkara dalam kehidupan manusia, terutama dimana mahasiswa itu hadir untuk merealisasikannya, lebih dari itu seorang mahasiswa intelektual juga harus mengetahui kebenarannya sehingga dapat memperjuangkan sekalipun mendapati tekanan serta ancaman, yang kemudian ...