MENOLAK LUPA PERAN MAHASISWA DAN PENTINGNYA BERPIKIR RASIONAL PERSPEKTIF LUAS


Mahasiswa dapat dikatakan sebagai penerus bangsa. mereka dalam dewasa ini dipercaya untuk menjadikan bangsa lebih maju kedepan. Namun, kepercayaan itu tidaklah berarti apa-apa jika mahasiswa tidak dapat mengendalikannya dalam pemikiran perspektif luas, baik secara intelektual, kecerdasan emosional, dan lain-lain. Bicara soal intelektual mahasiswa menjadikannya sebagai pedoman untuk melakukan suatu hal yang sesuai dengan menggunakan pengetahuannya yang senantiasa turut berpikir dan mengembangkannya serta menyumbangkan gagasan itu sndiri demi kemajuan masyarakat banyak, mahasiswa juga dituntut untuk ketajaman berpikir agar dapat mengkaji segala perkara dalam kehidupan manusia, terutama dimana mahasiswa itu hadir untuk merealisasikannya, lebih dari itu seorang mahasiswa intelektual juga harus mengetahui kebenarannya sehingga dapat memperjuangkan sekalipun mendapati tekanan serta ancaman, yang kemudian menjadi berguna dalam Bangsa juga norma yang dianut oleh bangsa itu sendiri. Sehingga menjadikannya sebagai tanggung jawab dalam setiap mahasiswa didampingi dengan kecerdasan emoosional merupakan pengontrol diri untuk memahami diri serta orang lain yang berada disekeliling agar terciptanya hubungan yang harmonis tanpa konflik.
Mengingat realita sosial yang terjadi dikalangan masyarakat malah melenceng dengan apa yang telah diharapkan, sebagian besar masyarakat telah disibukkan dengan hal-hal yang tidak penting, tak jarang sebagian besar mahasiswa lebih mementingkan hasutan orang lain diatas kepentingan yang tidak bertanggung jawab dimulai dari persoalan kecil sehingga menjadi persoalan besar yang berujung pada konflik antar masyarakat dalam bentuk kekerasan, dan cacian. Bertolak belakang dengan wujud idealisme mahasiswa adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat berpaling dalam konflik baik yang dilihat secara langsung maupun diliaht dari media sosial. Hal ini yang seharusnya yang menjadi perhatian mahasiswa sebagai pelopor perubahan agar benar mewujudkan sebagai mahasiswa dengan daya nalar dan berkapasitas intelektual, setidaknya mampu membawa diri yang berperan aktif dalam segala aspek kehidupan dirinya dan sosial, dianggap orang mampu dengan pemikiran intelektualnya yang mengarahkan pada setiap kemungkinan kebenarannya yang berkualitas dengan meluruskan persoalan yang menjadi pemicu konflik sosial dengan menuangkan segala aspek pemikiran rasional perspektif luas.
Dalam dewasa ini mahasiswa diharapkan memperoleh kemampuan dan perwujudan. Kemampuannya yang dimaksud adalah menguasai ilmu yang telah didapat dari pendidikan itu sendiri kemudian dapat diterapkan kedalam lingkungan masyarakat sebagai perwujudan tercapai harapan bangsa kepada mahasiswa kelak.
Mahasiswa sebagai pengemban tanggung jawab cukup besar pada masa yang akan datang. dalam hal pembelajaran yang diperoleh oleh mahasiswa adalah suatu faedah untuk menonggak strategis serta keberlangsungan tersebut.
Mahasiswa mempelajari ilmu yang ia minati dengan besar harapan untuk mengaplikasikan dalam kalangan masyarakat banyak, serta usaha untuk tercapainya cita bangsa dalam kemajuannya karena mahasiswa memliki perspektif luas dalam hal berpikir segala aspek yang berhunbungan langsung dengan kehidupan sosial, akademis dan politik agar tidak terjebak dalam sikap pragmatis.
Leh uga
ReplyDelete