Guru merupakan suatu pengajar atau pendidik seorang guna mencapai suatu ilmu atas apa yang diajarkan baik secara pendidikan.
Mengenai mendidik seorang guru juga memperlihatkan jasa untuk mengajar, mendidik seorang sehingga seorang dapat memperoleh ilmu.
Dalam hal pendidikan seorang guru dituntut untuk menyalurkan pemikiran mereka terhadap anak didiknya dengan tujuan yang mulia sang guru yang berjasa akan berusaha untuk menambah wawasan agar dapat dimengerti oleh anak didiknya.
Bicara pengajaran seorang guru dinegeri ini memiliki macam2 jenis guru, ada guru honorer dan ada juga guru pegawai tetap yang sudah mantap diberi upah oleh pemerintah.
Berbeda halnya dengan guru honorer, yang gajinya hanya dari hasil iuran sekolah dengan gaji tidak sama oleh guru pegawai atau lebih rendah.
Menilik sang guru honorer tidak jarang kalangan mengetahui seberapa besar gaji yang ia peroleh akan tetapi kalau dilihat dari sudut pandang seberapa besar tanggungjawab dan jasa sang guru perbuat tidak lagi seimbang dengan upah yang diperoleh.
Hal ini seharusnya menjadi perhatian pejabat daerah atas ketidakseimbangan upah yg diberikan pada guru honorer.
Guru merupakan suatu tonggak dimana pendidikan dinegeri ini berjalan dengan maju atau tidaknya.
Terciptanya suatu generasi yang dapat membangung suatu bangsa dapat dilihat dari seberapa berkualitasnya tenaga pendidik mampu menyalurkan dan mengembangun pola pikir individu.
SAYA SUDAH BODOH ! Mengapa demikian ? Melihat kejadian sekarang ini sebagian masyarakat banyak memilih pemimpin fleksibel akan peraturan yang dicanangkan oleh pemerintah itu sendiri, terlebih dalam hal memillih pemimpin negeri ini. Gambar Ilustrasi kebanyakan masyrakat lebih memilih pemimpin yang lebih menguntungkan dirinya sendiri atau lebih mengedepankan pekerjaan dengan mempermudah segala urusan melalui pemimpin yang fleksibel atau dengan kata lain sebagai faktor jasa imbalan, ketika sipemilih telah memilih sang politikus maka sipemilih akan mendapatkan suatu kebodohan. Apa itu kebodohannya ? Kebodohannya ialah sipemilih akan mendapatkan janji-janji busuk yang tidak masuk akal, tidak mementingkan bagaimana negeri ini dimasa depan yang akan datang. kambali kita berpikir mengenai GENERASI yang dipimpin oleh pemimpin yang bertolak belakang dengan kemajuan negeri ini. melihat sifat politikus pada saat ini yang secara tidak langsung memelihara masyarakat bodoh unt...
Comments
Post a Comment