Skip to main content


KINI TEMPAT IBADAHKU BERPARTISIPASI DALAM GERAKAN POLITIK


Dalam musim politik pada saat ini, dapat dikatakan sangat tidak wajar diNegeri ini

Tidak wajarnya pada kegiatan politik belakangan ini dikarenakan rumah ibadah yang suci kini telah dijadikan suatu alat untuk mempermudah segala urusan politik kotor dengan masuk keranah rumah ibadah

Rumah ibadah yang kita kenal sebagai urusan kita dengan Tuhan dan tempat dimana kita dapat menenangkan diri kini menjadi porak poranda dengan cacian antar manusia dengan penyalahgunaan ayat-ayat suci keagamaan demi menaikkan suatu politikus tersebut.

Terhenyu melihatnya. Bagaimana tidak, rumah ibadah yang dikenal sebagai tempat untuk mencari ketenangan kini telah terkontaminasi dengan kegiatan politik yang secara tidak langsung ikut menjadikan perpecahan antar umat beragama dikarenakan berbeda pandangan dengan calonnya yang tidak lagi membicarakan kepentingan beragama.

Melihat kejadian itu saya resah, dimana telah menyaksikan secara langsung kegiatan politik yang tabur menabur uang itu. Apalagi dengan pernyataan tempat ibadah itu sendiri dalam mendukung salah satu calon itu.

Tidak masuk akal, yah mungkin ini kata yang tepat untuk mengekspresikan keresahan itu bagaimana agama dan politik itu disatukan. Saya memandang jelas yang seharusnya politik dan agama itu tidak bisa disatukan karena dalam hakikatnya politik dan agama itu dipisahkan. Jika digabungkan, maka politik akan menjadi radikal, karena jika oposisi, maka ia akan disingkirkan dalam mengatas namakan agama.


Pemikiran orang-orang yang haus dengan kekuasaan ini yang tidak mampu bersaing yang akhirnya menjadikan agama sebagai alat politiknya. Mereka terus-menerus memanfaatkan rumah ibadah sebagai ajang politik kotor mereka.

Mereka yang menjadikan tempat ibadah sebagai ranah politik harus dapat kita lawan, demi menjaga kesatuan antar umat beragama dan kesatuan Negera ini.
Sudah seharusnya berpikir luas dengan mengatas namakan Cinta Tanah Air.


Comments

Popular posts from this blog

Stop Pembodohan

SAYA SUDAH BODOH ! Mengapa demikian ? Melihat kejadian sekarang ini sebagian masyarakat banyak memilih pemimpin fleksibel akan peraturan yang dicanangkan oleh pemerintah itu sendiri, terlebih dalam hal memillih pemimpin negeri ini.  Gambar Ilustrasi kebanyakan masyrakat lebih memilih pemimpin yang lebih menguntungkan dirinya sendiri atau lebih mengedepankan pekerjaan dengan mempermudah segala urusan melalui pemimpin yang fleksibel atau dengan kata lain sebagai faktor jasa imbalan, ketika sipemilih telah memilih sang politikus maka sipemilih akan mendapatkan suatu kebodohan. Apa itu kebodohannya ? Kebodohannya ialah sipemilih akan mendapatkan janji-janji busuk yang tidak masuk akal, tidak mementingkan bagaimana negeri ini dimasa depan yang akan datang. kambali kita berpikir mengenai GENERASI yang dipimpin oleh pemimpin yang bertolak belakang dengan kemajuan negeri ini. melihat sifat politikus pada saat ini yang secara tidak langsung memelihara masyarakat bodoh unt...

Melawan kebusukan dengan kecerdasan dalam memilih

Melawan kebusukan dengan kecerdasan dalam memilih Pemilih di negeri ini akan mendapat lima lembar kartu suara. Ada pemilihan presiden dan wakilnya, pemilihan anggota DPD, pemilihan DPR RI, pemilihan DPR Provinsi, dan pemilihan DPRD kabupaten/kota. Membayangkan jumlah surat suara saja kita sudah akan ribet. Padahal, dalam urusan menentukan hak pilih tak perlu ribet. Masuk TPS dan coblos. Namun, faktanya tak segampang itu. Banyak rakyat di negeri ini sudah dicekoki berbagai analogi. Persaingan tagar Ganti Presiden yang sedemikan panas belakangan ini tentu akan tambah mendidih menjelang Pilpres. Di daerah, persaingan antarcalon legislatif juga akan panas. Transaksi juga tetap berpotensi terjadi. Ini tentu bukan hal yang gampang dikelola jika rakyat di negeri ini tak diedukasi untuk mengelola pesta politik secara bijak. Rakyat harus dibina agar cerdas dalam berpolitik, agar politisi yang dipercaya nanti benar-benar paham dengan NKRI. Politisi dan media massa jangan terus mela...

Mengenal gaya kepemimpinan

Ketika orang-orang menginginkan demokratis. Demokratis itu perlu, ditambah lagi dengan masalah-maaalah yang timbul belakangan ini. Sebahagian besar sudut pandang masyarakat terfokus pada pemimpinnya itu sendiri, bagaimana seorang pemimpin meenjadi nahkoda yang siap untuk mempengaruhi banyak orang juga mengembangkan potensi, bakat dari orang2 yang didalamnya. Menilik sedikit tentang demokratis sangat berkaitan erat dengan kegiatan partisipan dan bebasnya mengemukakan pendapat atau ide2. Hal ini yang mengacu pada revolusi mental orang2 yang berada didalamnya tanpa sebuah tekanan, Berani mengemukakan pendapat adalah hal yang wajar demi kemajuan wadah tsbt. Persoalan kepemimpinan memberikan kesan yan menarik. Oleh karena itu permasalahan kepemimpinan merupakan topik yang menarik dan dapat dimulai dari sudut mana saja bahkan dari waktu kewaktu menjadi perhatian menusia. Ada yang berpendapat bahwa masalah kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kele...