Skip to main content

73 Tahun Indonesia Merdeka !

"73 tahun sudah", begitulah yang terlintas dalam benak ini yang tak luput kembali mengingat hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Apa yang pantas diingat ketika kala itu mengingat sejarah menjelang hari kemerdekaan begitu banyak proses yang dilalui, begitu pula dengan para pejuang yang turut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan atas penjajahan.
lalu bagaimana dengan perjuangan pemuda zaman sekarang?, apakah dengan mengangkat tombak sama seperti ketika zaman penjajahan? Tentu tidak, perjuangan yang harus dilakukan sekarang adalah perjuangan lanjutan dari para pahlawan kita yaitu perjuangan melawan kemiskinan, perjuangan melawan ketidak adilan, perjuangan melawan pemecahbelah Bangsa, itulah perjuangan yang akan dilakukan oleh kita generasi muda .
73 tahun sudah, Merdeka menjadi alasan mengapa saat ini warga negara turut memperingatinya.
Bicara soal merdeka memiliki makna yang cukup luas, merdeka ketika mampu berpendapat, merdeka ketika mampu bertanggung jawab, merdeka ketika mampu mengatakan benar jika benar, mengatakan salah jika salah. Hari ini merupakan peringatan yang luar biasa bagi kita untuk membenahi diri menjadi lebih baik.
Dirgahayu Republik Indonesia - 73 tahun..

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal gaya kepemimpinan

Ketika orang-orang menginginkan demokratis. Demokratis itu perlu, ditambah lagi dengan masalah-maaalah yang timbul belakangan ini. Sebahagian besar sudut pandang masyarakat terfokus pada pemimpinnya itu sendiri, bagaimana seorang pemimpin meenjadi nahkoda yang siap untuk mempengaruhi banyak orang juga mengembangkan potensi, bakat dari orang2 yang didalamnya. Menilik sedikit tentang demokratis sangat berkaitan erat dengan kegiatan partisipan dan bebasnya mengemukakan pendapat atau ide2. Hal ini yang mengacu pada revolusi mental orang2 yang berada didalamnya tanpa sebuah tekanan, Berani mengemukakan pendapat adalah hal yang wajar demi kemajuan wadah tsbt. Persoalan kepemimpinan memberikan kesan yan menarik. Oleh karena itu permasalahan kepemimpinan merupakan topik yang menarik dan dapat dimulai dari sudut mana saja bahkan dari waktu kewaktu menjadi perhatian menusia. Ada yang berpendapat bahwa masalah kepemimpinan dibutuhkan manusia, karena adanya suatu keterbatasan dan kelebihan-kele...
"POLITIKUS SEPERTI KOKI" Tahun politik sekarang sudah tidak sehat.  Politikus sudah gemar menjadi koki yang siap menggoreng dengan berbagai bumbu, sekalipun bumbu micin yang digunakan, ia tidak peduli walau tahu micin dapat mempengaruhi kesehatan tubuh bagi para penikmat masakan sang koki. Gambar ilustrasi Sama halnya dengan situasi sekarang ini, dimana saat tahun politik menjadi ajang perlombaan masakan siapa yang paling nikmat. Chef dan koki menjadi peran utama dalam pemenangan, berbagai cara yang dianggap mampu memenangkan perlombaan, mereka dituntut untuk memberikan masakan ternikmat, sekalipun mereka memberikan isu agama, isu pembohongan publik sehingga menjadi pemecah belah bangsa.. Dalam alam politik sebenarnya tidak ada yang namanya persaudaraan, kekeluargaan, dan kemanusiaan yang utuh, yang ada dalam politik ialah bagaimana cara merebut kekuasaan dan kemenangan. Politik hanya sebagai permainan dinamis, sudah tidak sewajarnya bila kita mengikuti alur poli...

MENOLAK LUPA PERAN MAHASISWA DAN PENTINGNYA BERPIKIR RASIONAL PERSPEKTIF LUAS

MENOLAK LUPA PERAN MAHASISWA DAN PENTINGNYA BERPIKIR RASIONAL PERSPEKTIF LUAS Mahasiswa dapat dikatakan sebagai penerus bangsa. mereka dalam dewasa ini dipercaya untuk menjadikan bangsa lebih maju kedepan. Namun, kepercayaan itu tidaklah berarti apa-apa jika mahasiswa tidak dapat mengendalikannya dalam pemikiran perspektif luas, baik secara intelektual, kecerdasan emosional, dan lain-lain. Bicara soal intelektual mahasiswa menjadikannya sebagai pedoman untuk melakukan suatu hal yang sesuai dengan menggunakan pengetahuannya yang senantiasa turut berpikir dan mengembangkannya serta menyumbangkan gagasan itu sndiri demi kemajuan masyarakat banyak, mahasiswa juga dituntut untuk ketajaman berpikir agar dapat mengkaji segala perkara dalam kehidupan manusia, terutama dimana mahasiswa itu hadir untuk merealisasikannya, lebih dari itu seorang mahasiswa intelektual juga harus mengetahui kebenarannya sehingga dapat memperjuangkan sekalipun mendapati tekanan serta ancaman, yang kemudian ...